Home/ Mentawai News
A A A
PPTK Ingkar Janji, Pembangunan P2D Mandiri di Simalegi Ditolak
Senin, 26 November 2012 | 15:34:00 WIB
PPTK Ingkar Janji, Pembangunan P2D Mandiri di Simalegi Ditolak

PPTK Ingkar Janji, Pembangunan P2D Mandiri di Simalegi Ditolak: Foto: Jalan Sirilanggai-Malancan yang dibangun P2D mandiri tahun 2012-Bambang.S

PADANG-Pelaksanaan pembangunan P2D Mandiri di Desa Simalegi Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai dihambat pemilik tanah. Hal ini terjadi karena pada awal sosialisasi rencana pelaksanaan kegiatan, Jamarullah selaku PPTK P2D Mandiri Kecamatan Siberut Barat menjanjikan akan mendahulukan pemilik tanah ulayat untuk mengerjakan pembangunan jalan dengan cara meloloskan OMS suku pemilik lahan.

Namun dalam pelaksananya, janji yang pernah disampaikan tersebut tak ditepati Jamarullah, yang membuat masyarakat pemilik tanah tak memperbolehkan masyarakat lain mengerjakan pekerjaan pembangunan jalan rabat beton di lahan mereka.

Seperti halnya yang dilakukan Ilarius Supandy Tateuteu warga Dusun Sakaladhat. Ia menyurati Kepala Dusun Sakaladhat pada 10 Oktober lalu untuk meminta agar pembangunan jalan sepanjang 130 meter yang berada di atas tanah miliknya tidak dikerjakan dulu sebelum ada penyelesaian persoalan antara Ilarius Supandy dengan Jamarullah. Surat tersebut ditembuskan kepada ketua DPRD Mentawai, camat Siberut Barat, kepala Desa Simalegi, pers, dan PPTK P2D Mandiri.

Kepala Desa Simalegi, Gunawan yang dikonfirmasi Puailiggoubat melalui telepon mengakui hal tersebut. “Kenyataan di lapangan memang seperti itu. Ini karena janji yang disampaikan oleh PPTK pada rencana awal pembangunan yang mengutamakan OMS pemilik tanah. Tapi pada pelaksanaannya tidak. Makanya mereka menuntut,” jelasnya Senin, 5 November lalu.

Disayangkan Gunawan, pada perencanaan awal, keterlibatan desa dalam pelaksanaan program P2D Mandiri di Desa Simalegi tidak ada. “Setelah ada permasalahan baru kepala desa dilibatkan. Ini yang membuat saya kecewa,” katanya.

Ditambahkan Gunawan, pada pelaksanaan di lapangan ternyata bukan hanya 130 meter saja yang tidak bisa dikerjakan, namun mencapai 540 meter. “Yang banyak itu pembangunan jalan menuju Dusun Muara Simalegi. Masyarakat sekarang menunggu Jamarullah di lapangan,” katanya.

Puailiggoubat yang mencoba menghubungi Jamarullah melalui telepon tidak aktif. Ketika Puailiggoubat menanyakan kebenaran persoalan dan penyelesaian pelaksanaan pembangunan P2D Mandiri di Desa Simalegi Kecamatan Siberut Barat lewat pesan singkat, Jamarullah mengaku tak punya urusan. “Tidak ada urusan PPTK dengan lahan itu apalagi kamu. Urusannya desa,” balasnya melalui sms. (bs)

Komentar

gravatar ignasius sujiman tateuteu - padang @ Minggu, 30 Desember 2012 | 15:28:00 WIB WIB
saya sangat menyayangkan sekali mengenai berita2 Simalegi yg kebanyakan masalah, itu tidak lepas dri informasi/keterangan yg di berikan Kepala Desa Simalegi. Nah...... Bagai mana berita Kepala Desa itu sendiri mengenai kinerjanya??? Padahal salah satu warga simalegi sudah mendatangi seorang wartawan Puailiggaoubat untuk memberi keterangan masalah kinerja Kepala Desa Simalegi beserta bukti2nya. Terima kasih..
Kirim komentar anda
Nama
Alamat
Email
Komentar
Security Code

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

PT Suara Alam Mentawai
Banner Pualiggoubat
 

All copyrights property of third party used in this site and its corporate sites still owned by respective owners.