Home/ Mentawai News
A A A
Mahasiwa Siberut Utara Merasa Dianaktirikan
Selasa, 18 Desember 2012 | 16:26:00 WIB
Mahasiwa Siberut Utara Merasa Dianaktirikan

Mahasiwa Siberut Utara Merasa Dianaktirikan:

PADANG-Sejumlah mahasiswa dari Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai merasa dianaktirikan lantaran tidak adanya kapal ke Sikabaluan, Siberut Utara sejak KM Simasin rusak beberapa bulan lalu.

Keluhan itu disampaikan mahasiswa kepada Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet dalam pertemuan dengan sekitar 50 orang mahasiswa Mentawai di Sekretariat Forum Mahasiswa Mentawai Sumatera Barat di Jalan Mangun Sarkoro, Minggu 9 Desember lalu.

“Pemerintah seperti menganaktirikan kami di Sikabaluan dengan tidak adanya akses perhubungan di sana, kondisi saat ini untuk menuju Sikabaluan, kami harus lewat Muara Siberut dulu baru ke Sikabaluan. Untuk itu kepada bapak  minta kebijakan yang tegas,” kata Ropianto, mahasiswa asal Sikabaluan kepada Yudas.

Menanggapi keluhan mahasiswa tersebut, Yudas Sabaggalet menyambut dengan apresiasi diskusi tersebut. “Untuk di Siberut Utara, sekali lagi saya mau katakan tidak dianaktirikan karena tahun 2013 kita sudah merencanakan ada 2 kapal yang akan melayani di sana yaitu KM. Simatalu dan Kapal Gambolo, dan saat ini juga di sana sedang ada pembangunan tower di Betaet, jadi kurang tepat saya rasa jika merasa dianaktirikan,” kata Yudas.  

Selain Yudas, pertemuan tersebut dihadiri Kepala Inspektorat Miko Siregar dan Kepala DPKAAD Maifrizal Alias, pengurus Formma dan ketua-ketua organisasi mahasiswa Mentawai yang ada di Kota Padang. (trs/rus)

Komentar

Kirim komentar anda
Nama
Alamat
Email
Komentar
Security Code

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

PT Suara Alam Mentawai
Banner Pualiggoubat
 

All copyrights property of third party used in this site and its corporate sites still owned by respective owners.