Home/ Mentawai News
A A A
Rekapitulasi Suara Tersendat, Semua Hasil Sementara
Senin, 27 Juli 2009 | 20:53:00 WIB

Sampai Rabu (15/4) baru daerah pemilihan (Dapil) III yang telah menyelesaikan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu Legislatif Mentawai, padahal hari itu seharusnya semua hasil rekap dari 10 PPKdan 43 PPS yang terbagi dalam tiga Dapil serta bersumber  dari 219 TPS sudah dikirim ke KPUD Mentawai di Tuapeijat. Berikut laporan Rapot Pardomuan Simanjuntak, Gerson Merari Saleleubaja dan Supri Lindra.

Rekapitulasi perolehan suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sipora Utara dilakukan di bekas Kantor Kesbanglinmas Desa Bukit Pamewa (SP III) Sejak Sabtu 11 April 2009 pukul 14.30 Wib hingga Selasa dini hari tanggal 14 April lalu. Acara dibuka oleh Ketua PPK Manropen dihadiri oleh puluhan saksi parpol, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten dan Kecamatan, PPS, KPPS, Camat Sipora Utara.

Sebanyak 84 kotak suara dari 21 TPS telah dikumpulkan oleh PPK sehari setelah Pemilu dilakukan. Satu persatu kotak berisi rekapitulasi suara dari TPS itu dibuka mulai dari kotak yang berisi suara untuk DPR, DPD, DPRD Provinsi dan akhirnya DPRD Kabupaten/Kota. Rekapitulasi suara tidak berjalan dengan mulus, sesekali petugas terlihat menggerutu karena rekapitulasi suara diletakkan oleh KPPS di dalam satu kotak yang membuat mereka sibuk mencari kotak tempat penyimpanan rekap yang diperlukan dari 4 kotak setiap TPS.

Kotak suara dari salah satu TPS di Goiso Oinan sama sekali tidak ditemukan rekapitulasinya sehingga penghitungan pun terhenti. Menurut salah seorang anggota PPK Sipora Utara yang tidak mau sebutkan namanya mengungkapkan, mereka menemukan tulisan di lembar keberatan yang bertuliskan, “Kami tidak menerima pencontrengan ini”.

PPS dan KPPS dari Goiso Oinan pun dijemput saat itu juga ke kampungnya untuk mencari di mana rekap itu berada. Mereka mengaku telah membuat rekapnya, akan tetapi karena tidak ditemukan juga akhirnya mereka pun melakukan perekapan ulang di salah satu ruangan yang diawasi panwaslu, PPK, saksi parpol dan aparat kepolisian.

Setelah itu, proses perekapan terhenti lagi di hari ketiga, pasalnya PPK tidak menemukan rekap DPD serta DPR Provinsi dari TPS di Sidomakmur. PPS dan KPPS pun dijemput untuk mencari di kotak mana rekap itu berada, karena PPK tidak berani membuka kotak suara tanpa dibuka sendiri oleh PPS yang bersangkutan.

Sore hari dihari ketiga, perekapan untuk suara DPRD Kabupaten pun mulai diilakukan. Masih di TPS 1 Tuapejat, saksi Parpol PDS Pian interupsi, menurutnya ada perbedaan rekap KPPS dengan yang ia catat sebagai saksi di TPS yang sama. Manroppen pun menunjukkan rekap KPPS serta planogram perekapan KPPS di TPS 1 yang menunjukkan rekap dan planogram isinya sama. Perekapan pun dilanjutkan kembali hingga di TPS 6.

Malam hari sekitar pukul 20.00 wib saat perkapan mau dilanjutkan, saksi dan simpatisan beberapa parpol pun protes lagi. Pasalnya rekap TPS 2 dan 6 ada kekeliruan, merekapun terlihat sibuk menelepon teman-temannya memastikan rekap yang keliru itu. PPK pun menghentikan perekapan sambil menjemput PPS dan KPPS di TPS dimaksud.

Untunglah tempat mereka dekat perekapan dan tidak perlu menggunakan speedboat sehingga kekeliruan pun mudah diluruskan. Bukti-bukti perekapan pun dibuka dibawah pengawasan Panwas dan aparat keamanan dan saksi parpol dan akhirnya diperbaiki. Perekapan berlanjut mulai pukul 23.30 hingga 2.30 dini hari. Akhirnya selesailah perekapan itu meninggalkan keletihan, kurang tidur, pegal-pegal dan sedikit flu bagi petugas dan saksi parpol.

Pdt Er Sapalakkai Unggul Sementara

Dari hasil rekapitulasi suara PPK Sipora Utara 11-14 April lalu, Pdt Er Sapalakkai mengungguli perolehan suara sementara  62 orang caleg dari 22 parpol yang memiliki caleg pada pesta rakyat 9 April lalu di Dapil II Sipora.

Angka yang terlihat di planogram perekapan PPK Sipora utara berjumlah 278 suara, disusul kemudian Pdt Melki Tatubeket dari PAN 266 suara, Joni Kusma 230 suara dari PAN, Jimer Munte 127 suara dari PDIP, dan Reni Sandra di urutan kelima besar 125 suara  dari Hanura. Namun lima besar di Dapil 2 Sipora Utara dan Sipora Selatan ini masih angka sementara menunggu penggabungan perolehan suara dari PPK Sipora Selatan untuk masing-masing caleg.

Jika perolehan suara untuk masing-masing parpol digabung dengan suara calegnya maka di Sipora Utara PAN memperoleh suara terbanyak dengan jumlah suara 589, disusul PDS 321 suara, PDIP 293 suara, Hanura 247 suara serta Demokrat diurutan kelima 223 suara. Suara untuk PDS masih akan berubah karena hingga Selasa pukul 12.00 wib  belum dilakukan perubahan atas kekeliruan perolehan suara PDS di TPS IV Tuapeijat menunggu kehadiran KPPS serta Panwaslu. Menurut saksi Pian suara untuk Pdt Er di TPS itu di atas 40 namun tertulis 32 suara.

Total suara sah pemilih sebelum ditambah perubahan suara di TPS IV Tuapeijat untuk DPRD Kabupaten yang dihitung dari planogram PPK adalah 3.108 dari 4.252 orang pemilih sesuai DPT se-Kecamatan Sipora Utara termasuk 73 suara di antaranya untuk 13 parpol yang tidak memiliki caleg . Hal ini menunjukkan bahwa ada 1.144 orang yang tidak menggunakan hak pilih dan salah contreng,  serta orang mati  dan anak-anak yang terdaftar atau 26,90% dari DPT. rpt 

 

Komentar

Kirim komentar anda
Nama
Alamat
Email
Komentar
Security Code

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

PT Suara Alam Mentawai
Banner Pualiggoubat
 

All copyrights property of third party used in this site and its corporate sites still owned by respective owners.